Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan, BRMP NTB Gelar ToT Budidaya Ayam KUB dan Pengelolaan Limbah
Dalam rangka memperkuat kompetensi petugas pendamping di lapangan, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Nusa Tenggara Barat menggelar Training of Trainer (TOT) Peningkatan dan Penguatan Kapasitas Petugas di Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (23/7).
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kualitas para petugas guna mendukung pelaksanaan Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE), khususnya dalam pengembangan komoditas jagung dan ayam Kampung Unggul BRMP (KUB).
Pelatihan diikuti oleh sekitar 120 peserta yang terdiri atas unsur Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, penyuluh pertanian dari berbagai BPP di Lombok Tengah.
Koordinator Komponen ICARE, Dr. Ir. Awaludin Hipi, M.Si., menegaskan bahwa peningkatan kapasitas petugas merupakan langkah penting dalam memperkuat kelembagaan dan sumber daya manusia. Menurutnya, pengembangan kawasan jagung dan ayam KUB tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga penguatan kelembagaan ekonomi petani, digitalisasi pemasaran, dan hilirisasi hasil.
Beliau menambahkan, berbagai infrastruktur pendukung seperti Rumah Potong Unggas (RPU), dryer jagung, penguatan koperasi, dan sentra pembibitan ayam KUB di Lombok Tengah telah dipersiapkan untuk membangun ekosistem agribisnis yang terintegrasi dan meningkatkan nilai tambah bagi petani serta peternak..
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Zainal Arifin, S.ST., menekankan bahwa penyuluh pertanian merupakan ujung tombak dalam menyampaikan inovasi kepada petani. Oleh karena itu, penyuluh dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, memahami setiap program prioritas Kementerian Pertanian, serta mampu memanfaatkan berbagai media sebagai sarana penyebarluasan informasi dan inovasi pertanian agar lebih mudah diterima oleh masyarakat.
Selama pelatihan, peserta memperoleh materi standar budidaya ayam KUB serta praktik pengolahan limbah kotoran ayam menjadi maggot sebagai sumber protein alternatif untuk pakan ternak.
Melalui Training of Trainer ini, BRMP Nusa Tenggara Barat berharap para penyuluh dan petugas lapangan semakin siap menjadi fasilitator sekaligus agen perubahan dalam mendampingi petani dan peternak